MPI UIN Madura Gelar Konferensi Internasional InCOME 2026: Sinergi Spiritualitas dan Teknologi di Era AI
- Diposting Oleh Admin Web Prodi MPI
- Senin, 30 Maret 2026
- Dilihat 32 Kali
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Madura secara gemilang telah menyelenggarakan The 1st International Conference on Management and Education (InCOME) pada tanggal 30 Maret 2026 sebagai wujud nyata komitmen memperkuat jejaring akademik di kancah internasional. Perhelatan bergengsi yang berlangsung secara hibrida ini mengangkat tema strategis mengenai integrasi spiritualitas dan technopreneurship dalam tata kelola pendidikan di era kecerdasan buatan. Acara ini secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., yang menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam menjawab tantangan transformasi digital tanpa mengesampingkan nilai-nilai luhur kemanusiaan.
Konferensi ini menjadi magnet bagi para ilmuwan dunia dengan menghadirkan deretan pembicara utama yang ahli di bidangnya, mulai dari Prof. Dr. H. Mohammad Thoha dari Indonesia, Prof. Madya Dr. Yuslina Binti Mohamed dari Malaysia, hingga Dr. Muhammad Yaseen dari Pakistan. Para pakar tersebut membedah dinamika manajemen pendidikan dari berbagai perspektif, mulai dari penguatan kurikulum berbasis digital hingga inovasi kepemimpinan yang adaptif terhadap teknologi. Diskusi yang berkembang dalam forum ini menciptakan dialektika yang kaya, di mana para peneliti dan akademisi dari berbagai negara saling berbagi temuan riset terbaru mereka mengenai etika penggunaan AI dan pengembangan model pendidikan masa depan.
Keberhasilan InCOME 2026 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan langkah besar Prodi MPI dalam meningkatkan reputasi publikasi ilmiah melalui kerja sama dengan jurnal re-JIEM yang telah terakreditasi. Dengan sinergi yang melibatkan alumni dan berbagai mitra internasional, konferensi ini telah memantapkan posisi MPI UIN Madura sebagai pusat unggulan studi manajemen pendidikan Islam yang responsif terhadap tren global. Melalui forum ini, para peserta diharapkan mampu membawa pulang wawasan baru yang aplikatif untuk memajukan institusi masing-masing, sekaligus memperkokoh fondasi pendidikan yang harmonis antara kemajuan teknologi dan kedalaman spiritual.