Langkah Strategis MPI UIN Madura: Dosen Terpilih Jadi Auditor AMI, Dukung Peningkatan Kualitas Institusi
- Diposting Oleh Admin Web Prodi MPI
- Rabu, 1 April 2026
- Dilihat 21 Kali
Lima dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Madura dipercaya menjadi auditor pada Audit Mutu Internal (AMI) 2026. Kepercayaan ini ditegaskan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyamaan Persepsi AMI 2026 yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Madura, Rabu (1/4/2026).
Para auditor MPI yang hadir dalam forum strategis ini antara lain: Dr. Ali Nurhadi, M.Pd., Kacung Wahyudi, M.Pd.I., Rinta Ratnawati, M.Pd., Abdul Wafi, SS., M.Pd., dan Badrus Soleh, M.Pd.
Mengambil lokasi di Meeting Hall Hotel Cahaya Berlian, Pamekasan, kegiatan berlangsung intensif pukul 07.30–16.00 WIB. FGD secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Madura, Dr. Saiful Hadi, M.Pd., yang menekankan bahwa AMI merupakan instrumen vital untuk memotret realitas akademik dan merumuskan langkah perbaikan berkelanjutan.
"Audit Mutu Internal bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi," tegas Rektor.
Senada dengan Rektor, Ketua LPM UIN Madura, Dr. Mulyadi, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa FGD penyamaan persepsi ini menjadi fondasi krusial agar auditor dan auditee memiliki pemahaman yang presisi terhadap instrumen AMI 2026.
"Dengan persepsi yang sama, proses audit akan berjalan objektif, konstruktif, dan bermuara pada peningkatan mutu yang terukur," ujarnya.
Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan audit di lapangan, sesi bimbingan teknis menghadirkan Supriyono, M.Kom., pakar teknologi informasi dari UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang. Dipandu oleh Kepala Pusat Audit Mutu LPM UIN Madura sebagai moderator, sesi ini membahas praktik aplikasi sistem AMI berbasis digital yang lebih efisien dan akuntabel.
Keterlibatan dosen MPI sebagai auditor AMI 2026 mencerminkan kapasitas keilmuan dan komitmen prodi dalam mendukung sistem penjaminan mutu internal UIN Madura. Ke depan, kolaborasi lintas prodi dan penguatan kapasitas auditor diharapkan menjadi katalisator percepatan pencapaian standar mutu pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berkelanjutan