Melampaui Administrasi, Meneguhkan Mutu: AMI 2026 MPI UIN Madura Berjalan Produktif
- Diposting Oleh Admin Web Prodi MPI
- Kamis, 16 April 2026
- Dilihat 20 Kali
Pamekasan – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Madura sukses melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) Siklus 2026 pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB di Ruang Prodi MPI, dengan Lead Auditor Dr. Puti Alfia Halida, LC dan Sekretaris Audit Kutsiyyah, M.Pd.
AMI kali ini dihadiri oleh jajaran strategis yang menunjukkan komitmen tinggi prodi terhadap penjaminan mutu. Turut hadir Ketua Prodi MPI Kacung Wahyudi, M.Pd.I., Sekretaris Prodi Dr. Abdul Aziz, M.Pd.I., serta Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura, Prof. Dr. Siswanto, M.Pd.I, UPM prodi MPI, Badrus Soleh, M.Pd. Kegiatan juga dihadiri oleh mantan pimpinan prodi periode 2022–2025, yaitu Hilmi Qosim Mubah, M.Pd.I. (eks Kaprodi) dan Rinta Ratnawati, M.Pd. (eks Sekprodi), sebagai wujud dukungan sinergis dan keberlanjutan sistem mutu institusi.
Selama tiga jam pelaksanaan, tim auditor melakukan penelusuran dokumen, verifikasi data, serta dialog interaktif terkait pemenuhan delapan standar nasional pendidikan tinggi dan standar internal UIN Madura. Hasil audit menunjukkan pencapaian yang menggembirakan. Tim hanya mencatat beberapa temuan negatif bersifat minor yang umumnya terkait kelengkapan administrasi dan dokumentasi pendukung. Sebaliknya, temuan positif mendominasi proses audit, mencerminkan konsistensi prodi dalam menjalankan tata kelola akademik, pengembangan dosen, kemahasiswaan, dan pelayanan pendidikan yang responsif.
Lead Auditor Dr. Puti Alfia Halida, LC menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan dan transparansi tim prodi.
"Kualitas bukti dokumen, keterbukaan data, serta responsifnya seluruh pemangku kepentingan menjadi indikasi kuat bahwa Prodi MPI telah membangun budaya mutu yang solid. Temuan minor yang ada bersifat konstruktif dan mudah ditindaklanjuti," ujarnya.
Menyikapi hasil audit, Dekan FTIK Badrus Soleh, M.Pd. menegaskan bahwa temuan positif akan dipertahankan sebagai standar operasional, sementara temuan negatif akan segera dituangkan dalam Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang terukur dan berjangka waktu jelas.
Ketua Prodi MPI Kacung Wahyudi, M.Pd.I. menambahkan bahwa hasil AMI 2026 bukan akhir dari proses, melainkan fondasi evaluasi diri menuju akreditasi yang lebih unggul dan peningkatan kualitas lulusan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat "audit sebagai sahabat mutu", Prodi MPI UIN Madura berkomitmen terus berbenah, memperkuat kolaborasi lintas unit, dan memastikan setiap standar mutu tidak hanya terpenuhi di atas kertas, tetapi terimplementasi nyata dalam proses pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat.